Jumat, 4 April 2025

Unjuk Kekuatan, NATO akan Gelar Latma Angkatan Udara Terbesar dalam Sejarah

Jakarta, IDM โ€“ Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berencana menggelar latihan angkatan udara gabungan terbesar dalam sejarah. Latihan ini merupakan wujud unjuk kekuatan sekutu terhadap ancaman potensial seperti Rusia.

Dilansir dari AP, Kamis (8/6), latihan bertajuk Air Defender 23 ini akan melibatkan 10.000 peserta dan 250 pesawat militer dari 25 negara. Amerika Serikat (AS) sendiri mengirimkan 2.000 personel angkatan udara dan sekitar 100 pesawat untuk ambil bagian dalam manuver pelatihan di Jerman pada 12-23 Juni 2023.

Baca Juga: Usai Gencatan Senjata, Konflik Sudan Kembali Berkecamuk

“Latihan ini akan sangat mengesankan bagi siapa saja yang melihatnya. Dan akan menunjukkan kelincahan serta kecepatan pasukan sekutu kami di NATO,” kata Duta Besar AS untuk Jerman Amy Gutmann.

Latihan Air Defender sudah direncanakan sejak sebelum dilanda pandemi Covid-19. Akhirnya, NATO secara resmi mengumumkan realisasi rencana tersebut ketika agresivitas Rusia semakin meningkat di Eropa. Swedia, yang berharap jadi anggota NATO, dan Jepang juga akan ikut serta dalam latihan tersebut.

Baca Juga: Kelompok Bersenjata Al-Shabaab Serang Pasukan Militer Ethiopia

Sementara itu, otoritas militer Jerman memperingatkan latihan gabungan angkatan udara itu akan berdampak pada masyarakat yang menggunakan maskapai penerbangan sipil di Eropa.

โ€œMungkin ada pembatasan lalu lintas udara sipil. Mengenai masalah kebisingan pesawat, tentu saja akan terjadi karena intensitas penerbangan yang lebih tinggi,โ€ Letnan Jenderal Angkatan Udara Jerman Ingo Gerhartz. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer