Sebuah laporan intelijen Amerika Serikat (AS) menilai bahwa perang di Ukraina telah menyebabkan 315.000 tentara Rusia tewas dan terluka. Jumlah itu diperkirakan mencapai hampir 90% dari jumlah personel yang dimiliki Rusia sejak konflik dimulai pada Februari tahun lalu.
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina akan mengalahkan Rusia dan memenangkan perdamaian yang adil. Ia berupaya meyakinkan rakyatnya untuk 'melawan segala rintangan' di tengah bantuan militer dan keuangan dari sekutu khususnya Amerika Serikat (AS) semakin menipis.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan lebih dari 30 drone yang diluncurkan Ukraina dalam semalam.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa perang dengan Rusia memasuki tahap baru karena musim dingin diperkirakan akan mempersulit pergerakan pasukan.
Wakil Menteri Pertahanan Iran Mehdi Farahi mengatakan bahwa pihaknya telah finalisasi kesepakatan pengiriman pesawat tempur Sukhoi Su-35 dengan Rusia. Kesepakatan ini merupakan wujud mempererat hubungan militer antara keduanya.
Otoritas Keamanan Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah meluncurkan serangan drone bertubi-tubi terhadap beberapa fasilitas. Serangan itu menyebabkan pemadaman listrik di lebih dari 400 kota dan desa di wilayah bagian selatan, tenggara, dan utara.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil memukul mundur kapal perang Rusia menggunakan drone di Laut Hitam. Keberhasilan itu disebut menjadi awal bagi Ukraina mengambil alih keamanan di koridor ekspor maritim.
Kelompok penelitian Kyiv mengatakan bahwa hampir 25.000 pasukan Ukraina tewas sejak konflik dengan Rusia pada Februari tahun lalu. Namun, jumlah itu diperkirakan belum sepenuhnya terhitung karena sebagian pasukan dinyatakan hilang.
Korea Utara (Korut) mengklaim telah berhasil melakukan uji statis terhadap mesin berbahan bakar padat baru untuk rudal balistik jarak menengah (IRBM). Hal itu disebut sebagai pencapaian dalam upaya meningkatkan kemampuan ofensif di tengah dinamika keamanan regional.