Jumat, 4 April 2025

Kyiv: Sekitar 25.000 Pasukan Ukraina Tewas di Medan Tempur

Jakarta, IDM – Kelompok penelitian Kyiv mengatakan bahwa hampir 25.000 pasukan Ukraina tewas sejak konflik dengan Rusia pada Februari tahun lalu. Namun, jumlah itu diperkirakan belum sepenuhnya terhitung karena sebagian pasukan dinyatakan hilang.

Dilansir dari Reuters, Kamis (16/11), peneliti Herman Shapovalenko dan sejarawan Yaroslav Tynchenko melalui laporan ‘Shapovalenko’s Book of Memory’ mengatakan telah mengkonfirmasi kematian pasukan Ukraina sebanyak 24.500 orang.

Baca Juga:ย Truk Pengangkut Bahan Bakar Mulai Menyeberang ke Gaza dari Mesir

Puluhan ribu pasukan itu dilaporkan tewas terkena serangan atau menjalani tugas di medan tempur. Jumlah sebenarnya diperkirakan lebih tinggi, sebab sekitar 15.000 tentara yang hilang kemungkinan besar telah tewas.

โ€œJelas, 24.500 nama tersebut bukanlah jumlah akhir yang meninggal (meninggal), namun menurut penilaian kami, jumlahnya tidak kurang dari 70%,โ€ tulis para penulis.

Baca Juga: Korut Klaim Berhasil Uji Mesin Bahan Bakar Padat untuk Rudal Balistik

Mereka menjelaskan, jumlah total korban tewas dalam situasi pertempuran dan non-tempur mencapai lebih dari 30.000 orang. Dengan menerapkan rasio 1:3, mereka juga menyebut sebanyak 100.000 tentara terluka.

Laporan itu muncul ketika Ukraina kesulitan dan membutuhkan bantuan sistem pertahanan udara lebih banyak dari sekutu untuk menghadapi Rusia. Sebelumnya, seorang jenderal Ukraina menyebut konflik telah berubah menjadi ‘statis’ karena tidak menghasilkan kemajuan yang signifikan. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer