
Rusia Tolak Tuduhan Ukraina Telah Serang PLTN Chernobyl
Rusia menepis tuduhan Ukraina bahwa pihaknya telah melakukan serangan drone dan merusak tempat perlindungan di area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl pada beberapa waktu lalu.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Rusia menepis tuduhan Ukraina bahwa pihaknya telah melakukan serangan drone dan merusak tempat perlindungan di area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl pada beberapa waktu lalu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menyetujui proporsi kesepakatan damai yang diusulkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Rusia tanpa keterlibatannya.

Drone jarak pendek merupakan senjata yang paling banyak memakan korban dibanding serangan Rusia lainnya di Ukraina sepanjang bulan Januari lalu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Korea Utara (Korut) kembali bertempur di wilayah Kursk, usai laporan bahwa Rusia telah menarik mundur mereka karena mengalami kerugian besar.

Rusia dan Ukraina kembali melakukan pertukaran tawanan perang dengan total 300 orang, usai negosiasi yang dimediasi oleh Uni Emirat Arab (UEA).

Untuk memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan udara antara Indonesia dan Rusia, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/2).

Pasukan Korea Utara (Korut) diyakini telah ditarik mundur dari garis depan pertempuran di wilayah Kursk, Rusia karena sudah tidak terlihat selama beberapa Minggu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Rusia telah meluncurkan drone ke gedung apartemen di Kota Sumy, Ukraina, yang menewaskan sembilan orang dan melukai 13 orang, termasuk seorang anak.

Korea Selatan (Korsel) menduga bahwa Korea Utara (Korut) sedang bersiap untuk mengerahkan lebih banyak pasukan ke Rusia untuk melawan Ukraina, bahkan setelah beberapa tentaranya ditangkap.

Sekitar 1.000 tentara Korea Utara (Korut) diyakini tewas saat bertempur bersama Rusia melawan pasukan Ukraina di Kursk pada pertengahan Januari.