
NATO Kecam Serangan Siber Rusia
Aliansi pertahanan NATO mengecam serangan siber Rusia terhadap negara-negara anggota. Serangan itu diklaim menargetkan infrastruktur penting dan dilakukan untuk mendukung agresi Rusia terhadap Ukraina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Aliansi pertahanan NATO mengecam serangan siber Rusia terhadap negara-negara anggota. Serangan itu diklaim menargetkan infrastruktur penting dan dilakukan untuk mendukung agresi Rusia terhadap Ukraina.

Panglima Tertinggi Sekutu Eropa (SACEUR) NATO Alexus Grynkewich mengatakan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk segera mentransfer sistem pertahanan udara Patriot tambahan ke Ukraina.

Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro menyatakan bahwa negaranya tengah menyusun strategi untuk menambah anggaran pertahanan secara bertahap. Tujuannya agar mampu mencapai target yang ditetapkan NATO sebesar 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2035.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif hingga 100% kepada Rusia, jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam kurun waktu 50 hari.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan baru telah dicapai antara AS, NATO, dan Ukraina mengenai pengiriman senjata.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengatakan bahwa negaranya berkomitmen untuk menambah anggaran pertahanan menjadi 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB), yang sejalan dengan tujuan bersama negara anggota NATO.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan bahwa negaranya akan meningkatkan anggaran pertahanan hingga mencapai target yang ditetapkan NATO yakni sebesar 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte mengatakan bahwa ia akan berencana untuk menambah anggaran pertahanan hingga mencapai 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) masing-masing negara anggota aliansi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa ia telah berbicara melalui telepon dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, dan membahas langkah-langkah bersama guna menekan Rusia untuk mengamankan "perdamaian yang adil".

Inggris mengumumkan bantuan militer tambahan sebesar £450 juta untuk Ukraina. Hal itu diungkapkan Inggris jelang memimpin pertemuan para menteri pertahanan dari 30 negara di markas NATO di Brussels pada beberapa waktu lalu.