Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan industri pertahanan untuk meningkatkan kekuatan tempur angkatan laut ketika meninjau progres pembangunan kapal perang di Galangan Kapal Nampho.
Korea Utara (Korut) memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-20, rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam, serta persenjataan canggih lainnya di sebuah museum pertahanan yang baru diresmikan.
Kim Yo Jong, saudara Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, mengecam latihan maritim multinasional yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Ia menegaskan Korut akan "meningkatkan pencegahan perang nuklir."
Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung menekankan perlunya melindungi rakyat dan kepentingan nasional di Selat Hormuz. Namun, Korsel takkan mengerahkan pasukan militer, yang dapat membuat negaranya terseret konflik.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menegaskan komitmen untuk mempererat kerja sama dengan Rusia, yang diungkapkan dalam sebuah pesan kepada Presiden Vladimir Putin.
Kim Yo Jong, adik Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, melontarkan kecaman keras Terhadap ASEAN karena menyerukan agar Semenanjung Korea bebas nuklir.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjanji untuk terus memperkuat hubungan dengan Cina dan menggambarkan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping bulan lalu sebagai "kesempatan bersejarah".
Presiden Korea Utara (Korut) meresmikan destroyer atau kapal perusak berbobot 5.000 ton dan mengatakan bahwa negaranya akan membangun kapal perang dengan bobot dua kali lipat lebih besar.