Kim Yo Jong, adik Presiden Kim Jong Un sekaligus pejabat penting Korut, membantah klaim Korea Selatan (Korsel) bahwa Pyongyang membuka ruang untuk lebih banyak "komunikasi" setelah insiden infiltrasi drone.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berkomitmen untuk memberi dukungan tanpa syarat terhadap kebijakan Vladimir Putin. Hal itu ia sampaikan melalui surat langsung ke presiden Rusia tersebut.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menginspeksi pembangunan monumen untuk mengenang Pasukan Bersenjata Korut yang gugur di Kursk membantu Rusia melawan Ukraina.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, memuji pasukannya yang bertempur dengan Rusia karena telah membentuk "aliansi tak terkalahkan". Hal itu ia ungkapkan dalam pidato tahun baru 2026.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melihat langsung uji coba rudal jelajah jarak jauh sekaligus memerintahkan untuk terus mengembangkan kekuatan tempur nuklir negaranya.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan bahwa rencana Korea Selatan (Korsel) membangun kapal selam bertenaga nuklir akan memperburuk ketidakstabilan di kawasan dan mengancam keamanan nasional negaranya
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Korea Selatan (Korsel) mengecam peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut) dan menyerukan agar Presiden Kim Jong Un berhenti melakukan tindakan yang meningkatkan ketegangan antara keduanya.
Korea Utara (Korut) menggelar pameran pertahanan untuk tahun ketiga berturut-turut. Kim Jong Un, pemimpin negara komunis itu, menggambarkannya sebagai hasil dari upaya modernisasi militer sekaligus memperkuat pertahanan dari ancaman, khususnya Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengawasi uji coba drone serang taktis dan menekankan perlunya meningkatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat memperkuat kemampuan tempur.