
Hamas Tukar 3 Sandera dengan 183 Orang dari Penjara Israel
Hamas membebaskan tiga sandera laki-laki yang ditahan selama lebih dari setahun di Jalur Gaza dan Israel mengembalikan 183 sandera pada Sabtu (1/2).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Hamas membebaskan tiga sandera laki-laki yang ditahan selama lebih dari setahun di Jalur Gaza dan Israel mengembalikan 183 sandera pada Sabtu (1/2).

Brigade Al-Qassam, sayap militer kelompok Hamas, mengumumkan nama tiga sandera Israel yang akan dibebaskan besok sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Gaza dengan Israel.

Konflik di Jalur Gaza selama 15 bulan telah menyebabkan krisis kemanusiaan dan menewaskan lebih dari 47.000 orang serta ribuan lainnya hilang di bawah reruntuhan.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB atau OCHA mengatakan bahwa 653 truk yang membawa bantuan telah memasuki Jalur Gaza pada Kamis (23/1), hari kelima gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Jumlah truk yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza telah mencapai lebih dari 2.400 truk, dan berhasil didistribusikan dengan sedikit hambatan sejak berlakunya gencatan senjata.

Badan Kemanusiaan PBB atau OCHA mengatakan bahwa lebih dari 630 truk yang membawa bantuan kemanusiaan telah disalurkan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza pada hari kedua gencatan senjata Hamas-Israel.

Qatar mengungkapkan bahwa negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza masih berlangsung. Namun, tidak dapat dipastikan kapan kesepakatan antara Hamas dan Israel tercapai.

Hamas dan Israel saling menyalahkan atas kesepakatan gencatan senjata yang tak kunjung disepakati di Jalur Gaza. Hal ini terjadi usai keduanya melaporkan adanya kemajuan proses negosiasi selama beberapa minggu terakhir.

Sekitar 21 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza pada beberapa waktu lalu, sehingga jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak tahun lalu menjadi 45.227.

Israel membantah telah menyerang sebuah klinik di Jalur Gaza bagian utara, yang dijadikan sebagai tempat para petugas kesehatan melakukan vaksinasi polio bagi anak-anak Palestina.