
Langkah Israel di Hebron Ancam Stabilitas Keamanan Kawasan
Perubahan status kewenangan Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, Tepi Barat, oleh pemerintah Israel kembali memicu kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di wilayah Palestina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Perubahan status kewenangan Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, Tepi Barat, oleh pemerintah Israel kembali memicu kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di wilayah Palestina.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa berakhirnya perang di semua front, termasuk menghentikan serangan Israel di Lebanon, adalah "prasyarat" dalam kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS).

Iran meminta agar serangan militer Israel terhadap Lebanon dihentikan. Permintaan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi saat berkomunikasi dengan Menlu Irak Fuad Hussein, Menlu Mesir Badr Abdelatty, dan Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.

Sinyal berakhirnya ketegangan bersenjata antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran kini menggelinding kencang. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, melempar kode keras, kesepakatan permanen untuk menyudahi konflik segitiga tersebut sudah di depan mata.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah memerintahkan Angkatan Bersenjata Israel (IDF) untuk mengambil alih 70% wilayah Jalur Gaza.

Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan bahwa tindakan Israel terhadap sembilan WNI relawan dan jurnalis misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 tidak boleh berhenti hanya pada proses pemulangan korban ke Indonesia.

Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran Abolfazl Shekarchi memperingatkan bahwa setiap serangan AS dan Israel terhadap Iran akan disambut dengan pembalasan yang lebih kuat.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa mewujudkan penarikan penuh Israel dari wilayah negaranya tetap menjadi prioritas nasional.

Pemerintah Malaysia siap menggugat Israel ke Mahkamah Internasional (ICJ) terkait tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap para relawan armada bantuan kemanusiaan ke Gaza, Global Sumud Flotilla 2.0.

Dugaan tindakan penyiksaan terhadap relawan kemanusiaan asal Indonesia yang ditahan aparat Israel memicu reaksi keras dari parlemen.