
Badan HAM PBB Serukan untuk Setop Kirim Senjata ke Israel
Kepala HAM PBB atau OHCHR, Volker Turk, mendesak negara-negara untuk berhenti mengirim senjata ke Israel yang berisiko digunakan untuk melanggar hukum internasional.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kepala HAM PBB atau OHCHR, Volker Turk, mendesak negara-negara untuk berhenti mengirim senjata ke Israel yang berisiko digunakan untuk melanggar hukum internasional.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan bahwa Israel terus melanggar kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS), dan melakukan serangan di Lebanon Selatan.

Hamas menyatakan telah menghubungi para mediator dan perwakilan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Nikolay Mladenov, guna menekan Israel menghentikan eskalasi di Jalur Gaza dan mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Serangan Israel di Tepi Barat yang diduduki terus memaksa warga Palestina untuk mengungsi. Bahkan, otoritas Israel mempersenjatai, mendanai, dan memberikan impunitas kepada para pemukim pelaku kekerasan tersebut.

Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) telah menyerbu fasilitas milik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UN Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East/UNRWA) di Tepi Barat, pada beberapa waktu lalu.

Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia melontarkan kecaman keras terhadap keputusan Israel menerbitkan tender proyek pembangunan hunian bertajuk 'E1' di wilayah Tepi Barat, Palestina.

Palestina meragukan komitmen Israel untuk menyelidiki kejahatan perang khususnya penembakan Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) terhadap Hind Rajab dan keluarganya di Gaza.

Qatar berupaya untuk mendorong implementasi penuh rencana gencatan senjata yang telah disepakati untuk Jalur Gaza, meskipun dihadapkan dengan sikap keras kepala dari pihak Israel.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa operasi militer Israel di Jalur Gaza yang terus berlanjut membahayakan warga Palestina dan memperparah kondisi kemanusiaan.

Indonesia mengusulkan lima langkah konkret dalam mendukung kemerdekaan Palestina sekaligus menekan pertanggungjawaban Israel atas kekerasan dan pelanggaran hukum internasional di wilayah tersebut.