
Serahkan Jenazah Tawanan, Hamas Desak Israel Buka Akses Bantuan di Gaza
Kelompok Hamas kembali menyerahkan satu jenazah tawanan yang ditemukan di wilayah Gaza akibat perang.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kelompok Hamas kembali menyerahkan satu jenazah tawanan yang ditemukan di wilayah Gaza akibat perang.

Hamas menegaskan komitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata dengan Israel di tengah tuduhan telah melakukan pelanggaran. Kelompok itu menyatakan sedang berupaya untuk menyerahkan semua jenazah tawanan Israel dan prosesnya akan memakan waktu.

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mengecam keras tindakan Israel yang kembali melakukan serangan terhadap warga sipil Palestina di Gaza meskipun telah ada kesempatan untuk melakukan gencatan senjata.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya perdamaian antara Gaza dan Israel. Hal itu termasuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian jika dibutuhkan.

Presiden RI Prabowo Subianto dipercaya untuk terlibat dalam momen bersejarah di Sharm el-Sheikh, Mesir. Dengan ditandatanganinya rencana damai Gaza oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan tiga negara lainnya, KTT 'Peace 2025' menjadi awal wujud komitmen para pemimpin dunia untuk menciptakan perdamaian yang permanen.

Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan bahwa penyerahan seluruh tawanan yang tewas selama konflik Israel-Hamas merupakan sebuah tantangan besar dan membutuhkan waktu cukup lama.

Hampir 2.000 tawanan Palestina telah dibebaskan dari penjara-penjara Israel berdasarkan kesepakatan tahap pertama gencatan senjata pada Senin (13/10).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau UN OCHA melaporkan bahwa bantuan kemanusiaan mulai masuk ke Jalur Gaza secara signifikan di tengah gencatan senjata Israel-Hamas, yang berlaku sejak Jumat (10/10) lalu.

Hamas telah membebaskan 20 tawanan Israel dalam dua gelombang melalui badan internasional Red Cross pada Senin (13/10). Hal ini dilakukan sebagai wujud kesepakatan dengan Israel, berdasarkan tahap pertama rencana guna mengakhiri konflik.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan bahwa Presiden Donald Trump tidak berencana untuk mengerahkan pasukan bersenjata ke Israel maupun Gaza.