
Thailand Tuntut Komitmen Gencatan Senjata Kamboja
Thailand menuntut Kamboja lebih dulu mengungkapkan kesediaan untuk memperbaiki kesepakatan gencatan senjata. Hal itu diungkapkan di tengah konflik yang kembali terjadi pada beberapa waktu lalu.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Thailand menuntut Kamboja lebih dulu mengungkapkan kesediaan untuk memperbaiki kesepakatan gencatan senjata. Hal itu diungkapkan di tengah konflik yang kembali terjadi pada beberapa waktu lalu.

Hamas mengatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan Israel berisiko mengancam gencatan senjata di Gaza maupun kelanjutan menuju fase kedua kesepakatan damai tersebut.

Pasukan Bersenjata Israel (IDF) menghabisi komandan senior Hamas di Gaza Raed Saad, usai menuduh kelompok militan itu telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dan melukai beberapa pasukan pada beberapa waktu lalu.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa anggota "Board of Peace" atau Dewan Perdamaian untuk Gaza akan diumumkan pada awal tahun 2026. Mereka akan terdiri dari para pemimpin global.

Lebih dari 500.000 orang di Thailand dan Kamboja terpaksa mengungsi ke tempat aman sejak konflik antara keduanya kembali pecah pada beberapa waktu lalu. Jumlah ini melebihi total warga yang dievakuasi saat konflik serupa awal Juli lalu.

Hamas menyatakan bahwa gencatan senjata tidak dapat dilanjutkan selama Israel terus melanggar kesepakatan tersebut, yang diklaim telah dilanggar sekitar 738 kali sejak Oktober lalu.

Di tengah berlakunya gencatan senjata, kekurangan gizi terus merenggut nyawa anak-anak di Gaza. Badan perlindungan anak PBB, UNICEF, melaporkan bahwa lebih dari 9.000 anak dirawat di rumah sakit karena kekurangan gizi akut pada bulan Oktober.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Kamboja tidak berhasil setelah bentrokan kembali terjadi dan menewaskan beberapa orang.

Komandan militer senior Hizbullah, Haytham Ali Tabatabai, dilaporkan tewas dalam sebuah serangan udara Israel yang menyasar kawasan pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada Minggu (23/11) waktu setempat.

Dunia sedang geger oleh bocornya dokumen “28-point peace plan” Presiden Amerika Serikat Donald Trump, untuk mengakhiri perang Rusia–Ukraina. Dokumen ini menawarkan akhir perang yang cepat, tetapi dengan syarat yang sangat berat bagi Kyiv.