
Thailand-Kamboja Terus Berkonflik, Ini Respons Ketua ASEAN
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim selaku Ketua ASEAN 2025 menyatakan komitmen untuk meredakan konflik Thailand-Kamboja, yang terus berlangsung dan telah menewaskan puluhan orang.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim selaku Ketua ASEAN 2025 menyatakan komitmen untuk meredakan konflik Thailand-Kamboja, yang terus berlangsung dan telah menewaskan puluhan orang.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa anggota "Board of Peace" atau Dewan Perdamaian untuk Gaza akan diumumkan pada awal tahun 2026. Mereka akan terdiri dari para pemimpin global.

Lebih dari 500.000 orang di Thailand dan Kamboja terpaksa mengungsi ke tempat aman sejak konflik antara keduanya kembali pecah pada beberapa waktu lalu. Jumlah ini melebihi total warga yang dievakuasi saat konflik serupa awal Juli lalu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa negaranya tidak akan memberikan konsesi teritorial kepada Rusia karena pemerintahan Trump berupaya menengahi kesepakatan damai antara kedua negara.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Kamboja tidak berhasil setelah bentrokan kembali terjadi dan menewaskan beberapa orang.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa beberapa poin dalam proposal rencana damai dengan Ukraina, yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS), tidak dapat disepakati.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa proposal damai Rusia-Ukraina yang berisi 28 poin merupakan sebuah garis besar, bukan rencana perdamaian yang telah final.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa rencana untuk mengakhiri perang di Ukraina telah "disempurnakan" dan ia akan mengirim Utusan Khusus AS Steve Witkoff untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dunia sedang geger oleh bocornya dokumen “28-point peace plan” Presiden Amerika Serikat Donald Trump, untuk mengakhiri perang Rusia–Ukraina. Dokumen ini menawarkan akhir perang yang cepat, tetapi dengan syarat yang sangat berat bagi Kyiv.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyetujui rencana untuk mewujudkan perdamaian antara Rusia-Ukraina. Rencana yang berisi 28 poin itu dikabarkan telah disusun selama beberapa minggu terakhir berdasarkan perundingan dengan masing-masing negara.