
Trump Bantah AS Kekurangan Amunisi Akibat Konflik dengan Iran
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah laporan mengenai kekurangan amunisi di tengah konflik yang terus berkecamuk dengan Iran.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah laporan mengenai kekurangan amunisi di tengah konflik yang terus berkecamuk dengan Iran.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meredakan ketegangan dengan Iran dan mencapai gencatan senjata guna menjaga keamanan di kawasan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membahas langkah lanjutan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump usai diberikan izin atas lisensi produksi rudal Patriot.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkunjung ke Amerika Serikat (AS) untuk bertemu Presiden Donald Trump. Ia menuturkan, prioritas utama Kyiv adalah memperkuat pertahanan udara dan kerja sama strategis seiring dengan konflik dengan Rusia yang terus berlangsung.

Pakistan berupaya terus mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghentikan konflik dan kembali ke jalur diplomatik berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada bulan lalu.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa serangan balasan ke Iran akan terus berlanjut. Ia memperingatkan, AS akan menyerang pembangkit listrik hingga jembatan jika Teheran tidak segera kembali ke meja perundingan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir.

Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara terhadap Iran meskipun Presiden Donald Trump telah berjanji untuk deeskalasi selama tujuh hari prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran terdahulu, Ali Khamenei.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa negosiasi untuk mencapai kesepakatan komprehensif tidak akan dimulai jika ancaman dari Amerika Serikat (AS) terus berlanjut.

KTT NATO akan menjadi momentum bagi negara-negara anggota menegaskan komitmen dalam meningkatkan kekuatan militer, kerja sama industri pertahanan, dan mempercepat pengembangan senjata canggih.