Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan komitmen dalam mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Arab Saudi dari serangan Houthi, yang sejalan dalam prinsip keamanan kolektif Aliansi Makkah.
Otoritas Arab Saudi menyatakan bahwa tiga orang tewas dan 36 lainnya luka-luka akibat serangan rudal di dua bandara. Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Otoritas Arab Saudi mengatakan bahwa tiga orang terluka akibat serangan yang menargetkan dua bandara yakni Bandara Internasional Raja Abdullah bin Abdulaziz di Jazan dan Bandara Internasional Najran.
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat untuk mengaktifkan "komitmen pertahanan kolektif" berdasarkan pakta pertahanan bersama dan mengerahkan pasukan ke Saudi, yang tengah menghadapi ancaman Houthi.
Yaman akan meluncurkan operasi militer untuk merebut kembali wilayah yang masih dikuasai Houthi sekaligus memulihkan otoritas negara di seluruh wilayah.
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam mempersiapkan Pertemuan Pertama Komite Politik dan Keamanan Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) Republik Indonesia–Arab Saudi.
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberi dukungan militer berupa "pengisian bahan bakar udara-ke-udara defensif" kepada Arab Saudi, yang tengah berkonflik dengan Houthi.
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, menyatakan negaranya siap untuk memenuhi kebutuhan militer Arab Saudi, yang tengah berkonflik dengan Houthi. Kemungkinan itu berdasarkan atas komitmen Pakta Pertahanan Makkah.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan mengatakan bahwa Pakta Pertahanan Makkah bersama Arab Saudi, dan Pakistan telah maju ke tahap institusionalisasi dan berupaya untuk mendirikan markas bagi para personel.
Juru Bicara Angkatan Darat Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry mengatakan bahwa pakta pertahanan trilateral dengan Arab Saudi dan Pakistan bersifat defensif dan dirancang untuk pencegahan kolektif.