Sabtu, 5 April 2025

Rusia: Keterlibatan NATO Picu Eskalasi Konflik

Jakarta, IDM โ€“ย Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menilai keputusan Barat yang terus memasok persenjataan ke Ukraina telah menyeret NATO ke dalam konflik tersebut. Keterlibatan NATO ini dapat meningkatkan eskalasi konflik yang tidak terduga.

โ€œAS dan sekutunya berusaha untuk memperpanjang konflik selama mungkin. Mereka mulai memasok senjata berat, secara terbuka mendesak Ukraina untuk merebut wilayah kami. Faktanya, langkah-langkah tersebut menyeret negara-negara NATO ke dalam konflik dan dapat menyebabkan tingkat eskalasi yang tidak dapat diprediksi,โ€ ujar Shoigu dalam konferensi pers dilansir Reuters, Rabu (8/2).

Dalam pernyataannya, Shoigu menyebut โ€˜wilayah kamiโ€™ yang merujuk pada empat wilayah yang sudah dianeksasi Rusia yaitu Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhzhia. Berdasarkan referendum yang dilakukan tahun lalu, Rusia mengklaim bahwa sebanyak 98 persen pemilih setuju untuk bergabung. Meskipun begitu, Ukraina dan Amerika Serikat (AS) menolak hasilnya dan menilai Rusia telah memanipulasi proses pemungutan suara.

Baca: AS Tidak Akan Mengembalikan Puing-Puing Balon Pengintai ke Cina

Setelah wilayah di bagian timur dan selatan dianeksasi, Ukraina mengajukan permohonan untuk bergabung dengan NATO. Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Rezkinov pun mengklaim bahwa secara de facto negaranya sudah menjadi anggota aliansi pertahanan tersebut. Menurutnya, bantuan persenjataan dari AS dan negara sekutu, menunjukkan bahwa negaranya juga merupakan bagian penting bagi NATO. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer