NATO Akan Kirim Pasukan Tambahan ke Kosovo

Jakarta, IDM - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa pihaknya akan mengirim pasukan penjaga perdamaian tambahan di Kosovo. Tindakan itu dilakukan untuk menghadapi tingkat kekerasan yang memburuk di wilayah perbatasan selama beberapa setahun terakhir.
“Sejak bulan Mei, kami telah meningkatkan kehadiran dan postur KFOR. Kemarin, Dewan Atlantik Utara mengizinkan pasukan tambahan untuk mengatasi situasi saat ini,” kata Stoltenberg melansir laman resmi NATO, Sabtu (30/9).
Baca Juga: Jepang dan Prancis Gelar Latma Darat di Pasifik Selatan
Lebih lanjut, Stoltenberg menegaskan bahwa misi penjaga perdamaian yang dipimpin NATO di Kosovo atau KFOR, akan selalu mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan. Ia pun meminta Serbia dan Kosovo untuk segera meredakan ketegangan.
“Kami terus mendesak Serbia dan Kosovo untuk terlibat dalam dialog yang difasilitasi Uni Eropa sebagai satu-satunya cara menyelesaikan permasalahan. Ini adalah kunci untuk keamanan jangka panjang di Kosovo dan stabilitas di kawasan,” ujarnya.
Kosovo diduduki oleh mayoritas etnis Albania, yang memisahkan diri dari Serbia pada 2008, tetapi etnis Serbia tidak mengakui deklarasinya.
Baca Juga: Belarus Sebut Helikopter Militer Polandia Melanggar Batas Wilayah Udara
Pada minggu lalu, bentrokan terjadi ketika sekelompok orang Serbia yang bersenjata memblokir jembatan dengan dua truk di perbatasan Kosovo Utara. Baku tembak pecah setelah kelompok itu melepaskan tembakan ke arah polisi, yang menyebabkan satu petugas polisi tewas dan lainnya terluka.
Sementara, kerusuhan meningkat di daerah itu sejak bulan April, ketika warga etnis Serbia setempat memboikot pemilu dan protes terhadap pemilihan wali kota yang berasal dari etnis Albania. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































