Berita pilihan terkini

Diplomasi Resilien: Menjawab Dunia yang Retak

Diplomasi Resilien: Menjawab Dunia yang Retak

Di tengah dunia yang kian retak oleh konflik, perang dagang, dan rivalitas kekuatan besar, pertanyaan tentang arah diplomasi Indonesia menjadi semakin relevan. Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan jawabannya secara tegas. Bukan hanya melalui podium di ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM) 2026 pada Rabu, 14 Januari lalu, tetapi juga lewat tulisannya yang terbit di The Jakarta Post sehari setelahnya.

Baca selengkapnya →
UPDATE TERBARU

OPINI

AS, Venezuela, dan Logika Melos: Ketika Kekuatan Menentukan Hukum

AS, Venezuela, dan Logika Melos: Ketika Kekuatan Menentukan Hukum

Dalam serial Tom Clancy’s Jack Ryan, Venezuela digambarkan sebagai simpul krisis global. Negara kaya energi itu direpresentasikan terjerembab dalam kekacauan politik, dengan rezim yang dipersonalisasi sebagai sumber instabilitas. Dari bingkai ini, penonton diarahkan pada satu kesimpulan implisit: persoalan Venezuela bukan lagi urusan domestik.

Bendera, Bencana, dan Provokasi Digital: Alarm dari Aceh

Bendera, Bencana, dan Provokasi Digital: Alarm dari Aceh

Perdamaian Aceh bukanlah peristiwa sesaat yang jatuh dari langit, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh pengorbanan. Nilai perdamaian ini ditebus dengan ribuan nyawa dan air mata selama puluhan tahun konflik bersenjata yang melelahkan. Karena itu, setiap kemunculan kembali simbol-simbol konflik lama harus dibaca dengan pikiran jernih, waspada, dan penuh tanggung jawab.

Airdrop Bukan Sekadar ‘Lempar Bantuan dari Langit’

Airdrop Bukan Sekadar ‘Lempar Bantuan dari Langit’

Bencana yang melanda Sumatra dalam beberapa hari terakhir, membuat pemerintah harus membuka seluruh opsi percepatan bantuan, termasuk airdrop. Sebelumnya, publik juga mengikuti kisah airdrop bantuan kemanusiaan Indonesia ke Gaza yang penuh risiko. Dua momentum ini membuat istilah airdrop semakin akrab, tetapi juga memunculkan banyak miskonsepsi.

A400M Tiba di Halim: Mobilitas, Kemanusiaan, dan Daya Tahan

A400M Tiba di Halim: Mobilitas, Kemanusiaan, dan Daya Tahan

Indonesia resmi menyambut kedatangan pesawat Airbus A400M pertama di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ini adalah momen penting dalam sejarah penguatan daya angkut strategis militer Indonesia. Hasil kerja berjenjang antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Di balik pendaratan satu pesawat, tersimpan arah besar yang tengah dibangun, yaitu menjadikan mobilitas sebagai fondasi daya tahan nasional.

Diplomasi jadi Aksi Nyata: Prabowo Menuju Kairo dan Gaza

Diplomasi jadi Aksi Nyata: Prabowo Menuju Kairo dan Gaza

Senin, 13 Oktober 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berada di Kairo, Mesir, untuk menghadiri Emergency Summit for Gaza Peace Implementation. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan bilateral, melainkan langkah diplomatik strategis yang menandai babak baru peran Indonesia dalam mendorong perdamaian Timur Tengah, khususnya di Gaza.

Sosok Mayjen TNI Bangun Nawoko yang Dianugerahi Bintang Yudha Dharma Pratama dari Presiden Prabowo

Sosok Mayjen TNI Bangun Nawoko yang Dianugerahi Bintang Yudha Dharma Pratama dari Presiden Prabowo

Dalam sebuah momen penuh makna di atas geladak KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara langsung menyematkan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko. Upacara ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Presidential Inspection pada Kamis, (2/10).

Prabowo vs Trump di PBB: Harapan Disambut Tepuk Tangan, Sinisme Menuai Sunyi

Prabowo vs Trump di PBB: Harapan Disambut Tepuk Tangan, Sinisme Menuai Sunyi

Hari pertama Sidang Umum PBB ke-80, pada 23 September 2025, menghadirkan sebuah kontras mencolok. Dalam tradisi PBB, Brasil selalu menjadi pembicara pertama, disusul tuan rumah Amerika Serikat. Tahun ini, giliran Donald Trump yang kembali naik mimbar sebagai Presiden AS. Tepat setelahnya, Presiden Indonesia Prabowo Subianto mendapat kesempatan berpidato di urutan ketiga.

Prabowo Pidato Urutan Ketiga di Sidang Umum PBB, Apa Maknanya?

Prabowo Pidato Urutan Ketiga di Sidang Umum PBB, Apa Maknanya?

Presiden RI Prabowo Subianto akan berpidato pada urutan ketiga dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Posisi ini, walaupun terlihat sebagai detail teknis, menyimpan makna strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata.