
Tiga Prajurit Kopassus Raih Prestasi Kejuaraan Menembak Internasional AARM ke-33
Tiga prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD meraih prestasi di ajang menembak internasional ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 Tahun 2025 di Singapura.
Arsip artikel dan kontribusi Ricardo Ronald di Indonesia Defense.

Tiga prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD meraih prestasi di ajang menembak internasional ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 Tahun 2025 di Singapura.

TNI AD dari Kodam II/Sriwijaya akan membangun lapangan parade dan kompleks gudang terpadu. Hal ini dipastikan saat Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis melaksanakan groundbreaking pembangunan tersebut di Desa Air Batu, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (24/11).

Bengkel Pusat Peralatan Angkatan Darat (Bengpuspal Puspalad) berhasil menyelesaikan perbaikan dua meriam yang langsung diujicobakan di Pusat Pendidikan (Pusdiklat) Kopassus Batujajar dan Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD kembali berdatangan di Markas Baru Grup 4 Kopassus di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kabupaten Penajam Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Cerita ini datang dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, ternyata dirinya pernah gagal tes seleksi Bintara TNI AD.

TNI mengerahkan 68.395 ribu prajurit dalam Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2025 di dua tempat sekaligus yaitu Bangka Belitung dan Morowali, Sulawesi Tengah.

Guna mengantisipasi ancaman di Laut Cina Selatan, TNI AD menggelar Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD YTP Komposit 1/Gardapati Kodam XIX/TT TA 2025 yang berlangsung di Daerah Latihan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Sertu Eko Wahyudi, prajurit Babinsa TNI AD menemukan 90 ribu pil ekstasi di bawah jembatan Tol Trans Sumatera Kilometer (KM) 136.

TNI AD dari Divisi Infanteri 2 Kostrad menyiagakan ratusan prajurit untuk mengantisipasi dampak letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono memastikan kebijakan pembangunan 750 Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang direncanakan bukan karena adanya ancaman asing tertentu yang bersifat langsung.