Otoritas PBB memperingatkan bahwa meningkatnya serangan drone terhadap infrastruktur sipil di Sudan telah mengancam pasokan listrik, air, dan bahan bakar. Kondisi ini membahayakan nyawa penduduk serta menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengecam memanasnya konflik di Sudan, yang menewaskan dan melukai puluhan orang. Konflik berkepanjangan itu juga semakin menambah jumlah warga yang terpaksa mengungsi.
Menteri Pertahanan Sudan H.E. Lt. Gen. Hassan Daoud Kabroun Kayan tiba dan disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (9/9). Rangkaian penyambutan diawali dengan upacara penghormatan resmi dan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Sudan. Usai upacara, kedua menteri melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan. Sjafrie dan Hassan Daoud kemudian memberikan penghormatan kepada para pahlawan di area Api Suci Kemhan sebelum melanjutkan agenda dengan pertemuan bilateral secara tertutup.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Duta Besar Sudan untuk Indonesia H.E. Yassir Mohamed Ali di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/4).
Pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) Sudan telah melakukan kejahatan perang di kota el-Fasher, Darfur. Hal ini diungkapkan oleh kelompok hak asasi manusia Amnesty International berdasarkan tinjauan langsung dan wawancara dengan puluhan warga sipil.
Negara G7 mengecam keras serangan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) Sudan terhadap warga sipil yang tidak bersalah dan staff kemanusiaan di El-Fasher dan Kordofan Utara.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sudan Mohieldin Salem mengecam komunitas internasional yang hanya diam di tengah kekejaman paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di berbagai wilayah Sudan.
Sebuah organisasi medis di Sudan mengatakan bahwa pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) berusaha menyembunyikan bukti pembunuhan massal di Darfur dengan mengubur atau membakar jenazah.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah Indonesia untuk mendorong Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan konflik kemanusiaan yang terjadi di Sudan.