TNI Angkatan Laut mengerahkan kendaraan permukaan nirawak atau unmanned surface vehicle (USV) Kamikaze dalam Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, pada 5 Agustus lalu.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin prosesi first steel cutting kapal selam Scorpène Evolved pertama Indonesia di workshop fabrikasi divisi kapal permukaan PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (7/8). Upacara ini menandai dimulainya pembangunan fisik kapal selam modern yang akan memperkuat postur pertahanan nasional sekaligus menjadi tonggak sejarah kerja sama strategis Indonesia–Prancis.
Upacara pemotongan pelat baja pertama atau first steel cutting kapal selam Scorpene Evolved akan digelar di galangan PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (7/8).
TNI AL meluncurkan drone laut kamikaze dalam latihan terintegrasi 2026 di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8). Uji coba kapal tanpa awak ini menjadi sorotan utama dalam peragaan strategi perang modern berbasis Perisai Trisula Nusantara.
Angkatan Laut Filipina memberikan penghargaan Shipyard Stakeholder of the Year kepada PT PAL Indonesia atas kualitas pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan kapal jenis landing platform dock (LPD) BRP Tarlac (LD-601) melalui program Docking, Docking and Other Repair Works (DDORR).
Memboyong alutsista canggih kelas dunia belum menjamin ketangguhan pertahanan bawah air Indonesia. Langkah pemerintah membeli kapal selam Scorpène buatan Prancis hingga menggarap Kapal Selam Otonom Tanpa Awak (KSOT) di PT PAL bakal sia-sia jika tidak dibarengi ekosistem industri yang kuat.
Usaha agar industri pertahanan nasional menuju kemandirian terus dilakukan. Salah satunya melalui monitoring dan evaluasi (monev) yang dilaksanakan Komite Kebijakan Industri Pertahanan KKIP (KKIP) di PT PAL Indonesia, Selasa (22/7).
Jadi, program kapal selam Scorpene ini adalah kelanjutan dari program kapal selam Nagapasa Class yang sudah pernah dijalankan oleh pemerintahan Indonesia melalui PT PAL Indonesia.