Pesawat C-130 Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) dengan nomor registrasi A-1317 siap kembali mengudara usai menjalani proses modernisasi di PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus mengintensifkan dukungan serta kapabilitasnya terhadap misi evakuasi medis udara melalui Kontainer Medik Udara (KMU).
Tiga pesawat angkut TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengudara menuju Sumatra Selatan (Sumsel) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut, Sabtu (24/10).
Siswa Kursus Para Dasar (Susparadas) Angkatan ke-213 Wing Pendidikan (Wingdik) 800/Pasgat berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan latihan yang menuntut ketangguhan fisik, mental, disiplin, serta keberanian. Mereka merupakan Perwira Prajurit Karier (Pa PK) alumni Program Sarjana (S1) Universitas Pertahanan (Unhan) RI.
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau dan medan geografis yang sangat beragam, memiliki tantangan besar dalam hal mobilitas militer serta distribusi logistik. Selain itu, jarak antarpulau yang luas, infrastruktur darat yang belum merata, hingga cuaca yang kerap berubah membuat respons cepat terhadap potensi ancaman dan situasi darurat sulit dilakukan apabila kekuatan pertahanan hanya terkonsentrasi di satu kawasan saja. Karena itu, penempatan satuan TNI secara merata di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia bukan sekadar pilihan organisasi, melainkan prasyarat agar operasi militer, misi kemanusiaan, dan pengiriman logistic dapat dilaksanakan secara efektif di seluruh Nusantara.
Langit Grati, sebuah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pagi itu tak lagi sunyi. Gemuruh mesin C-130 Hercules menggema membelah awan membawa ratusan prajurit Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad. Mereka siap mengadu nyali demi sebuah lambang kehormatan di dada yaitu Wing Para.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat angkut C-130 Hercules untuk mengangkut alat kesehatan berupa alat pelindung diri (APD), masker, dan tabung oksigen ke wilayah Kalimantan yang tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force/USAF) akan memperkuat kemampuan operasi angkut taktis melalui latihan bersama (Latma) Cope West 2026. Latihan tersebut akan berlangsung di Lanud Sam Ratulangi, Manado, pada 7-11 September 2026.
Sebanyak 220 prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 538/Prabu Tawang Alun Banyuwangi bertolak ke Kalimantan Barat untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalbar.
PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia membidik peluang untuk mengembangkan kapabilitasnya menjadi Hercules Service Center. Melalui langkah tersebut, GMF berharap dapat menangani lebih banyak kebutuhan pemelihararan dan modernisasi armada Hercules.