
Artileri Israel Hantam Markas Pasukan Perdamaian di Lebanon, Satu Personel TNI Gugur
Artileri Israel menghantam markas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3) petang waktu setempat.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Artileri Israel menghantam markas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3) petang waktu setempat.

Pemerintah Indonesia akan memastikan repatriasi segera prajurit TNI yang gugur akibat serangan artileri tidak langsung Israel menghantam markas Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL, dekat Adchit Al Qusayr, pada Minggu (29/3) petang waktu setempat.

Prajurit TNI AD dari Corps Polisi Militer (Kowad/Wanita) Kapten Cpm (K) Eka Merya Shinta menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Suasana sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendadak tegang. Amerika Serikat (AS) melontarkan kritik pedas kepada Rusia dan Cina. Washington menuduh kedua negara tersebut sengaja pasang badan untuk melindungi Iran dari sanksi internasional.

Pemerintah Iran menegaskan negaranya berhak membela diri usai diserang Amerika (AS) dan Israel. Serangan itu disebut menargetkan lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Tehran serta beberapa kota lainnya, yang melanggar integritas teritorial Iran.

Indonesia menegaskan dukungan bagi Palestina dalam mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memastikan terwujudnya Solusi Dua Negara.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa Israel terus melakukan serangan udara dan agresi di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, di tengah kesepakatan gencatan senjata yang memasuki tahap kedua.

Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P UNIFIL TA. 2024/2025 menerima penghargaan Satyalencana Santi Dharma setelah mengemban misi perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Di tengah kebijakan efisiensi dan pemotongan jumlah pasukan perdamaian oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 justru mengukir prestasi gemilang. Kapal perang kebanggaan Indonesia ini menjadi salah satu unsur yang tetap dipertahankan untuk menjaga stabilitas di perairan Mediterania.

Cina menolak tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa klaim maritim di Laut Cina Selatan telah melanggar hukum. Hal itu diungkapkan oleh perwakilan tetap Cina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Fu Cong saat Debat Terbuka Dewan Keamanan tentang aturan Hukum Internasional pada beberapa waktu lalu.