TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah sekaligus menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya dengan mengerahkan pesawat.
TNI mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara untuk operasi modifikasi cuaca (OMC), Selasa (27/10), dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.
Lima pesawat TNI Angkatan Udara berhasil membuat hujan buatan dalam misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Tiga pesawat angkut TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengudara menuju Sumatra Selatan (Sumsel) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut, Sabtu (24/10).
TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Grup 1 Angkut, mengoptimalkan dukungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Sumatra Selatan (Sumsel).
TNI menyiapkan tambahan tiga pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri dari dua Hercules C-130 dan satu CN-295, guna memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di wilayah Sumatra Selatan dan Kalimantan Selatan.
TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sjamsuddin Noor terus meningkatkan upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mendukung lancarnya pergerakan Satgas Militer Udara Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla.
Perwira Staf Ahli Panglima TNI Marsekal Muda Esron Sinaga yang ditunjuk sebagai Wakil Pengarah Tim Desk Terpadu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), mengungkapkan bahwa lebih dari 40.000 personel TNI disiapsiagakan untuk tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam upaya mendorong penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), TNI Angkatan Udara mengirim empat kontainer refrigerator untuk menyimpan dry ice dengan Pesawat A400M dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (21/10).
TNI mengirimkan 2,6 ton dry ice dan 7 ton garam untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan lewat operasi modifikasi cuaca.