TNI AL kembali memperketat penjagaan di wilayah perbatasan. Tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) melakukan manuver taktis dan menggelar latihan tempur di perairan strategis Laut Natuna Utara, Selasa (3/3).
Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada (Koarmada) I menghadapi situasi genting di Laut Natuna Utara. Radar mereka menangkap pergerakan kapal asing yang nekat mencuri ikan dengan pengawalan ketat kapal perang negara tetangga.
Laut Natuna Utara kembali menunjukkan dinamika penjagaan perbatasan yang intens namun tetap profesional. KRI Wiratno-379, yang tengah menjalankan misi patroli sektor di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I, berpapasan langsung dengan kapal penjaga pantai (coast guard) Vietnam di tengah laut, Senin (16/2).
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa menyelenggarakan rapat koordinasi tindak lanjut Laporan Aktivitas Kapal Cina di Wilayah Yurisdiksi Indonesia Tahun 2025.
Komisi I DPR RI dan Badan Keamanan Laut RI membahas penguatan peran strategis Bakamla untuk permasalahan sengketa di Laut Natuna Utara atau Laut Cina Selatan.
TNI AL memimpin pertemuan kelompok kerja (joint working group) yang pertama dengan Angkatan Laut Vietnam untuk membahas kerja sama patroli terkoordinasi di kawasan Laut Natuna Utara, Rabu (10/9).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyampaikan penjelasan soal kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz (CVN-68) yang melintas perairan Indonesia.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar operasi pengamanan udara di Laut Natuna Utara tahun 2025 sebagai bagian penting dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Wakil Komandan Pasmar 1 Kolonel (Mar) A.A. Gede Agung Jayaputra melepas keberangkatan prajurit yang tergabung dalam Satgas Kompi Komposit Marinir Operasi Pengamanan Perbatasan Laut Natuna Utara 2025, Jakarta, Kamis (30/1).