
Kemenko Polkam Tegaskan Aspek Kebermanfaatan dan Keamanan Harus Seimbang
Dalam menjalankan sebuah program, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menekankan agar aspek kebermanfaatan dan keamanan harus seimbang.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Dalam menjalankan sebuah program, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menekankan agar aspek kebermanfaatan dan keamanan harus seimbang.

Pemerintah melalui Kementerian Bidang Politik dan Keamanan sedang merumuskan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Siber dan Kecerdasan Artifisial Terpadu.

Plh. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Mayjen TNI Heri Wiranto meminta adanya penguatan kelembagaan dengan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mensinergikan kementerian dan lembaga terkait, guna mendukung pembangunan sistem pertahanan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penguatan postur pertahanan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui program Optimum Essential Force (OEF) ditargetkan mencapai 100 persen pada 2029. OEF merupakan lanjutan dari program Minimum Essential Force (MEF).

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) membentuk dua desk koordinasi baru yaitu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan perlindungan pekerja migran Indonesia dan tindak pidana perdagangan orang (PPMI-TPPO).

Desk gabungan berantas judi online_, bentukan Kemenko Polkam menghasilkan tiga kesepakatan prioritas untuk pemberantasan Judol di Indonesia. Para desk gabungan ini terdiri dari instansi dan stakeholder terkait seperti TNI-Polri, Kejaksaan, SBSN, BI, OJK dan PPATK.