Menanggapi serangan udara Hamas terhadap Israel, Amerika Serikat (AS) mengerahkan USS Gerald R. Ford Carrier Strike Group (CSG) ke Mediterania Timur sebagai bentuk pencegahan pada beberapa waktu lalu. Kapal induk itu merupakan yang terbesar di dunia dan diklaim memiliki teknologi khususnya dalam hal kemampuan ofensif.
Israel mengumumkan bahwa pihaknya memberlakukan blokade total terhadap Jalur Gaza, termasuk larangan suplai makanan dan air, setelah Hamas melakukan serangan pada minggu lalu.
Badan Pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau World Food Progamme (WFP) menyerukan pembentukan koridor kemanusiaan untuk menyalurkan makanan ke Gaza di tengah konflik yang kembali memanas di wilayah tersebut.
Eskalasi konflik yang terjadi di antara kelompok militan Palestina, Hamas, dengan Israel sejak Sabtu (7/10) telah mengakibatkan ratusan orang meninggal dan ribuan lainnya terluka.
Otoritas militer Suriah mengklaim bahwa Israel telah melakukan serangan udara ke wilayah timur, yang melukai dua tentara dan merusak beberapa markas. Namun, Israel tidak memberikan komentar apapun terkait tuduhan tersebut.
Jerman menandatangani kesepakatan untuk mengakuisisi rudal hipersonik Arrow-3 buatan Israel senilai lebih dari tiga miliar euro, yang akan menjadi bagian penting dari pertahanan Eropa terhadap serangan udara.
Israel secara resmi telah mengajukan pembelian 25 jet tempur F-35 Lightning II dari Amerika Serikat (AS) pada beberapa waktu lalu. Akuisisi itu diperkirakan mencapai $3 miliar dan akan dibiayai oleh bantuan militer AS ke Israel.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel meluncurkan pesawat pengintai baru yang terintegrasi dengan sistem kecerdasan buatan, sebuah pencapaian yang disebut sebagai "teknologi inovatif".
Kementerian Pertahanan Suriah menyebut Israel telah meluncurkan serangan udara ke Bandara Aleppo beberapa waktu lalu. Serangan itu menghancurkan landasan pacu tetapi tidak ada laporan korban jiwa.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel memutuskan untuk membeli puluhan ribu peluru artileri 155 mm dari industri pertahanan Elbit Systems. Akuisisi senilai lebih dari $60 juta itu akan membuat Israel memiliki persediaan amunisi yang cukup di tengah permintaan global tinggi akibat perang di Ukraina.