Pasukan Israel kembali melakukan serangan bersenjata ke wilayah Tepi Barat Palestina. Serangan itu dilakukan dekat sebuah tempat suci dan menewaskan seorang warga Palestina serta empat orang lainnya terluka cukup parah.
Amerika Serikat (AS) dan Israel meluncurkan latihan militer gabungan Juniper Oak 23.3 yang melibatkan beberapa pesawat tempur. Latihan ini merupakan upaya kedua negara untuk mempererat kerja sama menghadapi dinamika keamanan khususnya di wilayah Timur Tengah.
Pasukan militer Israel telah meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza, Palestina pada Rabu (5/7) pagi waktu setempat. Serangan itu disebut sebagai balasan atas lima tembakan roket dari wilayah Gaza pada malam sebelumnya.
Pasukan Israel kembali menyerang Kota Jenin yang berada di Tepi Barat dengan sejumlah drone kamikaze. Serangan tersebut memicu konflik menjadi semakin panas dan menewaskan setidaknya tujuh orang.
Israel telah menandatangani kesepakatan untuk membeli 25 pesawat tempur F-35 dari Amerika Serikat (AS). Akuisisi itu akan membuat jumlah pesawat tempur Israel meningkat hampir dua kali lipat.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mendesak Israel untuk segera mengakhiri konflik di wilayah Tepi Barat yang diduduki warga Palestina. Ia berpendapat, konflik yang semakin intens berisiko menjadi benar-benar lepas kendali, dan menambah korban jiwa.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam konflik yang kembali memuncak antara Israel dan Palestina pada beberapa waktu lalu. Konflik tersebut dilaporkan telah menewaskan beberapa warga sipil dari kedua belah pihak.
Helikopter tempur Israel menyerang sejumlah kamp pengungsi di Jenin, Tepi Barat pada beberapa waktu lalu. Konflik itu dilaporkan telah menewaskan setidaknya tiga warga Palestina dan puluhan lainnya terluka.
Tentara Israel dilaporkan telah meluncurkan beberapa roket ke Ibu Kota Damaskus, Suriah pada beberapa waktu lalu. Serangan udara itu telah melukai seorang tentara Suriah dan merusak beberapa bangunan. Tidak ada korban sipil
Tentara Israel untuk pertama kalinya akan berpartisipasi dalam latihan militer multilateral African Lion pada 13 Mei-18 Juni 2023 di Maroko. Latihan militer terbesar di Afrika ini merupakan iterasi ke-19 yang diiniasi oleh Amerika Serikat (AS).