
Kembali Memanas, IRGC Serang Tiga Kapal di Selat Hormuz
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah "menargetkan dan menghentikan" tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz pada Rabu (29/7).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah "menargetkan dan menghentikan" tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz pada Rabu (29/7).

Peluru kendali (rudal) balistik tetap menjadi andalan dalam perang saat ini. Terbaru, pada 19 Juli 2026, Rusia melancarkan rentetan rudal balistik ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Ini merupakan gempuran rudal balistik terbesar sejak Rusia menginvasi secara penuh Ukraina pada 2022.

Inggris menegaskan akan selalu siap siaga untuk membela diri setelah mendapat ancaman dari militer Iran pada beberapa waktu lalu.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang dua fasilitas strategis Kuwait yakni Pangkalan Udara Ali Al Salem dan gudang amunisi di Camp Al Adiri dengan drone. Fasilitas itu disebut digunakan Amerika Serikat (AS) dalam mendukung serangan ke Iran selama dua pekan terakhir.

Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya mengerahkan Pesawat Pembom B-1 guna menyerang target militer di Iran, selama serangan beruntun 12 hari.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) kembali meluncurkan serangan udara ke Iran selama delapan malam berturut-turut. Bombardir ini dilakukan setelah serangan udara Iran menewaskan dua prajurit militer di Yordania.

Beberapa negara Teluk melaporkan telah menangkal serangkaian serangan udara dari Teheran, di tengah konflik yang kembali berkecamuk antara Iran dengan Amerika Serikat (AS).

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam akan memutus semua jalur ekspor energi dari Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) kembali memblokade kapal-kapal komersial yang melintas ke atau dari Iran.

Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling serang dan saling menyalahkan, yang semakin memperburuk ketegangan antara keduanya sekaligus keamanan di kawasan.

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara terhadap 10 target militer Iran pada Sabtu (27/6) malam waktu setempat.