TNI melalui Pusat Kerja Sama Internasional (Puskersin) menggelar pemantapan peran interpreter atau penerjemah lisan di ruang rapat Puskersin TNI, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/7).
TNI AL menggelar diskusi strategis yang dipimpin langsung oleh Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli KSAL) Laksamana Muda Kris Wibowo, di Jakarta, Kamis (3/7).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa TNI akan tetap menjaga hubungan diplomatik dengan militer negara lain di tengah perkembangan geopolitik dan geostrategis.
Menyikapi fenomena geopolitik saat ini, Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey memastikan akan memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia dalam pertahanan dan keamanan.
Pemerintah Indonesia didorong agar menggalang perdamaian melalui berbagai institusi multilateral atau wadah internasional di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu.
Saat ini dunia sedang dihadapi beberapa konflik yang beberapa di antaranya adalah konflik Rusia-Ukraina, serangan militer di Gaza hingga Iran-Israel yang menyebabkan ketegangan geopolitik di dunia.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mewanti-wanti perkembangan geopolitik yang dinamis belakangan ini. Para prajurit dituntut adaptif dan responsif terhadap ancaman.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyoroti pentingnya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam upaya menghadapi tantangan geopolitik yang terus berkembang.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya Papua dalam konteks geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Sjafrie di Lanud Yohanis Kapiyau, Kamis (21/11) kepada para Panglima dan Komandan jajaran TNI di kawasan Papua.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra menekankan pentingnya modernisasi terhadap Angkatan Laut Indonesia (TNI AL) untuk menghadapi situasi geopolitik yang semakin dinamis di kawasan Indo-Pasifik.