
Hamas Akui Mulai Kehilangan Kepercayaan Terhadap AS Sebagai Mediator Gaza
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan bahwa kelompoknya kehilangan kepercayaan pada kemampuan Amerika Serikat (AS) memediasi gencatan senjata di Gaza.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan bahwa kelompoknya kehilangan kepercayaan pada kemampuan Amerika Serikat (AS) memediasi gencatan senjata di Gaza.

Prancis, Jerman, dan Inggris menyerukan perundingan gencatan senjata segera di Gaza sekaligus memperingatkan Iran dan sekutunya agar tidak memperparah konflik di wilayah Timur Tengah.

Amerika Serikat (AS), Qatar dan Mesir telah meminta Israel-Hamas untuk melanjutkan perundingan guna mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza karena dikhawatirkan memicu eskalasi regional lebih lanjut.

Israel dan Hamas saling menyalahkan karena kurangnya kemajuan dalam mencapai kesepakatan pembebasan sandera dan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Serangan terbaru Israel di Jalur Gaza disebut Hamas telah menghambat perundingan gencatan senjata yang telah berlangsung cukup lama demi mencapai perdamaian.

Perwakilan tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengkritik proposal gencatan senjata tiga tahap di Gaza, dengan menyebutnya tidak memiliki langkah konkrit dan rinci untuk diimplementasikan.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa kekacauan dan 'keadaan tanpa hukum' di Gaza telah menghambat distribusi bantuan kemanusiaan. Itulah sebabnya gencatan senjata harus segera dilakukan.

Ukraina menolak persyaratan gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan menyebutnya sebagai hal yang “tidak masuk akal”.

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia akan gencatan senjata dan melakukan perundingan damai jika Ukraina membatalkan ambisi NATO dan menarik pasukannya dari empat wilayah.

Hamas mengatakan pihaknya telah menanggapi rencana gencatan senjata di Gaza yang diuraikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Namun, mereka menegaskan kembali kepada para mediator agar Israel berkomitmen terhadap rencana tersebut.