
Puspen: TNI Tiga Matra Mulai Seleksi Prajurit untuk Misi Gaza Sembari Tunggu Mandat Final
TNI tiga matra sudah memulai seleksi prajurit untuk misi kemanusiaan di Jalur Gaza dan sekitarnya, Palestina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

TNI tiga matra sudah memulai seleksi prajurit untuk misi kemanusiaan di Jalur Gaza dan sekitarnya, Palestina.

Kecanggihan kendaraan nirawak atau drone fiber optik dipamerkan dalam demonstrasi joint drone exercise antara TNI dengan Jordan Armed Forces atau Angkatan Bersenjata Yordania di Lapangan Tembak Brigif 1 Kopasgat, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/11) lalu.

TNI sedang menyiapkan prajurit untuk misi di Jalur Gaza, Palestina. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, penunjukan nama batalion tertentu masih menunggu mandat resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keputusan pemerintah, serta struktur misi yang akan ditetapkan Dewan Keamanan PBB.

Markas Besar TNI akan segera menindaklanjuti perintah Presiden RI Prabowo Subianto terkait rencana penambahan batalion kesehatan TNI.

TNI Angkatan Udara ditargetkan memiliki 33 Satuan Radar (Satrad) hingga tahun 2029.

TNI berencana membentuk satuan baru, Satuan Antariksa, yang akan berada di bawah Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas).

TNI sedang membahas perencanaan teknis pengiriman pasukan perdamaian untuk dikirim ke Jalur Gaza dan sekitarnya, Palestina.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa pelibatan TNI dalam ruang siber tidak dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi sipil.

Presiden RI Prabowo Subianto menerbikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2025 tentang perubahan atas PP Nomor 39 Tahun 2010 tentang administrasi prajurit TNI.

TNI memastikan tidak akan menjadi penyidik seperti yang tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber.