
Menhan Sjafrie ke Pentagon, Bahas Akses Lintas Udara Pesawat Militer AS di Indonesia
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk membahas akses melintas pesawat militer AS di wilayah udara Indonesia.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk membahas akses melintas pesawat militer AS di wilayah udara Indonesia.

Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan usai berunding selama 21 jam di Islamabad pada beberapa waktu lalu. Masing-masing pihak menyatakan alasan tersendiri mengapa perundingan tersebut gagal.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan NATO karena ia kecewa negara-negara aliansi itu tidak mendukung Washington selama perang melawan Iran.

Wacana pemberian izin lintas udara menyeluruh (blanket overflight clearance) kepada Amerika Serikat menuai perhatian serius dari DPR RI.

Sebuah dokumen rahasia menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) menginginkan akses pesawat militer mereka di wilayah udara Indonesia.

Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengklaim telah meluncurkan lebih dari 10.800 serangan udara ke Iran selama serangan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) sejak akhir Februari lalu.

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mendorong agar pemerintah terus mengupayakan gencatan senjata permanen konflik Amerika Serikat-Israel versus Iran.

Lebanon bersedia untuk melakukan perundingan secara langsung dengan Israel pada pekan depan. Namun, gencatan senjata harus lebih diimplementasikan dengan serius sebelum perundingan berlangsung.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan agar Amerika Serikat (AS) tidak membiarkan Israel merusak diplomasi, yang telah menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam NATO karena enggan membantu melawan Iran. Hal itu ia ungkapkan setelah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte di Gedung Putih pada beberapa waktu lalu.