TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) penerbang yang andal dan profesional seiring dengan perkembangan teknologi serta program modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pendidikan intensif di Sekolah Penerbang (Sekbang).
Ketua Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (Lembaga KERIS) dr. Arief Yunan Priyoutomo menilai, TNI Angkatan Udara memiliki peran krusial dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah udara Indonesia, khususnya di tengah dinamika global. Perang Rusia-Ukraina menunjukkan bahwa dominasi alutsista konvensional tidak lagi menjadi satu-satunya penentu. Di sisi lain, pengalaman Iran memperlihatkan bahwa tanpa kekuatan udara yang memadai, objek vital nasional rentan terhadap serangan.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali bersiap unjuk kemampuan dan profesionalisme para penerbangnya dalam demo udara peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menyiapkan kendaraan antidrone dan Maung artileri pertahanan udara (arhanud) untuk rangkaian operasi pengamanan (pam) peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
TNI menggelar Latihan Terintegrasi TNI 2026 yang dipusatkan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (5/8). Ini merupakan kali pertama TNI menyelenggarakan latihan terintegrasi melibatkan tiga matra.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Operasi TNI Terintegrasi 2026 bertajuk Perisai Trisula Nusantara di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu (5/8). Latihan tersebut memperlihatkan kemampuan operasi gabungan Matra Darat, Laut, dan Udara dalam menghadapi berbagai skenario ancaman melalui pengerahan beragam alat utama sistem senjata (alutsista).
Korps Marinir mengkaji potensi pengadaan alutsista artileri medan terbaru. Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi memimpin langsung pemaparan teknis meriam Howitzer 105 mm LG1 MK III buatan produsen KNDS Prancis di Jakarta, Senin (3/8).
Indonesia kembali menegaskan identitasnya sebagai negara maritim dengan hadirnya KRI Canopus-936, kapal bantu hidro-oseanografi ocean going (BHOD-OG) tercanggih yang kini memperkuat jajaran TNI AL.
Pesawat NC-212i dengan nomor registrasi A-2119 resmi memperkuat Skadron Udara 4 dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara (TNI AU) serta pengabdian kepada bangsa dan negara.