TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan satu pesawat C-130 Hercules untuk mengangkut material hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pemerintah terus mempercepat pemulihan konektivitas wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh Utara dengan memprioritaskan pembangunan sejumlah jembatan darurat.
Tak hanya memperbaiki fasilitas jalan dan jembatan, prajurit TNI juga membuat kursi dan meja untuk sekolah-sekolah terdampak bencana banjir bandang di Desa Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
TNI Angkatan Udara mengirim 12,369 ton material hunian sementara (huntara) milik PT Waskita Karya (Persero) ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggunakan pesawat angkut berat C-130 Hercules, Senin (19/1).
Personel Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda telah menyelesaikan pembangunan jembatan bailey di titik jalan menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (17/1). Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung percepatan pemulihan dan peningkatan infrastruktur transportasi di wilayah dataran tinggi Aceh.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya pelaksanaan komunikasi publik pemerintah yang terkoordinasi, terpadu, dan berkelanjutan dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.