Jakarta, IDM โย Badan intelijen Amerika Serikat (AS) merilis sebuah laporan analisis yang mengkonfirmasi bahwa Rusia menggunakan rudal balistik Korea Utara (Korut) dalam konflik bersenjata dengan Ukraina.
Badan Intelijen Pertahanan (Defense Intelligence Agency/DIA) menerbitkan laporan perbandingan visual antara beberapa foto rudal balistik jarak pendek dari media pemerintah Korut dengan puing-puing rudal yang ditemukan di Kharkiv, Ukraina pada Januari lalu.
Baca Juga:ย Hamas Bersedia Sepakati Negosiasi Jika Israel Hentikan Perang
Laporan itu menunjukkan bahwa beberapa bagian dari rudal Korut yang terlihat pada foto cocok dengan karakteristik fisik puing-puing rudal yang diluncurkan ke Ukraina.
“Sejak November 2023, Korut, yang secara resmi dikenal sebagai Republik Rakyat Demokratik Korea, telah menyediakan rudal balistik ke Rusia untuk mendukung perang melawan Ukraina,” tulis DIA melansir Dia.mil, Sabtu (1/6).
“Melalui analisis terhadap citra dari sumber terbuka, DIA mengonfirmasi bahwa puing-puing yang ditemukan di Kharkiv pada 2 Januari 2024 adalah puing-puing rudal dari rudal jarak pendek Korut,” tambahnya.
Baca Juga:ย Pererat Kerja Sama Militer, Rusia Gelar Latihan Udara dengan Belarusia
Lebih lanjut, DIA mengatakan Korut telah memberi Rusia dukungan material secara langsung, termasuk setidaknya 3 juta peluru artileri dan puluhan rudal balistik untuk membantu perang Rusia di Ukraina.
โSebagai imbalannya, Moskow telah memberikan Pyongyang dukungan diplomatik di PBB dengan memveto mekanisme penegakan sanksi dan kesempatan untuk mendapatkan wawasan tentang kinerja rudal balistik buatan DPRK dalam pertempuran, termasuk melawan sistem pertahanan rudal canggih,โ katanya. (bp)