INTERNASIONAL

WHO Peringatkan Bahaya Kesehatan Sedang Melanda Masyarakat Gaza

Bangunan hancur di Jalur Gaza
Bangunan hancur di Jalur Gaza. (Foto: Dok. News.un.org)

Jakarta, IDM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa bencana kesehatan sedang mengintai masyarakat di Gaza karena mereka hidup di pengungsian masal yang terlalu padat dan buruknya sanitasi.

Dilansir dari Reuters, Rabu (1/11), Juru bicara WHO Christian Lindmeier memperingatkan risiko kematian warga sipil yang tidak terkait langsung dengan konflik antara Israel dan Hamas. Sebab, kondisi kemanusiaan terus memburuk usai konflik kembali memuncak pada 7 Oktober lalu.

Baca Juga: Situasi Kemanusiaan Kritis, UNRWA Serukan Gencatan Senjata di Gaza

“Ini adalah bencana kesehatan masyarakat yang akan terjadi seiring dengan perpindahan massal, kepadatan penduduk, kerusakan infrastruktur air dan sanitasi,” kata Lindmeier.

Otoritas kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 8.300 warga Palestina telah terbunuh sejak Israel memulai serangan udara sebagai tanggapan terhadap serangan Hamas yang dilaporkan membunuh 1.400 orang di Israel serta menyandera lebih dari 200 orang.

Lindmeier menyebut, faktor komplikasi juga menjadi salah satu penyebab orang-orang meninggal. Ia pun menyerukan Israel mengizinkan bahan bakar masuk ke Gaza agar fasilitas desalinasi dapat beroperasi.

Baca Juga: Rusia: Pertahankan Dominasi Global, AS Telah Memicu Ketegangan Geopolitik

Sementara, juru bicara badan anak-anak PBB (UNICEF) James Elder, memperingatkan dehidrasi akibat sulitnya air beresiko tinggi pada kematian bayi. Menurutnya, sekitar 940 anak dilaporkan hilang di Gaza dan beberapa diperkirakan terjebak di bawah reruntuhan.

“Kematian anak-anak karena dehidrasi, khususnya kematian bayi karena dehidrasi, merupakan ancaman yang semakin besar,” ujar Elder. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.