Jakarta, IDM – Seorang personil Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengaku bersalah karena memberikan informasi militer sensitif ke Cina. Sebagai imbalannya, ia menerima suap senilai $15.000.
Dilansir dari AP, Jumat (13/10), Wenheng Zhao (26) yang berpangkat Petty Officer, awalnya mengaku tidak bersalah ketika didakwa pada 4 Agustus lalu. Pengadilan federal di Los Angeles menuduhnya bersekongkol untuk mengumpulkan suap ribuan dolar sebagai imbalan atas informasi, foto dan video yang melibatkan latihan, operasi, hingga fasilitas Angkatan Laut AS.
Baca Juga:ย Pasukan Prancis Mulai Meninggalkan Niger
“Zhao mengaku mengirimkan rencana latihan militer AS di kawasan Indo-Pasifik kepada petugas Cina di kawasan itu, perintah operasional dan diagram kelistrikan serta cetak biru untuk sistem radar di pangkalan militer AS di Okinawa, Jepang,” tulis dokumen pengadilan.
Sementara, Jaksa AS Martin Estrada dari Distrik Pusat California mengatakan Zhao telah โmengkhianati negaranya dan personel Angkatan Laut AS dengan menerima suap dari musuh asing.โ
Baca Juga: Junta Militer Ultimatum Perwakilan PBB Angkat Kaki dari di Niger
Zhao, yang ditugaskan di Pangkalan Angkatan Laut Ventura County di California, menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara atas dakwaan tersebut, namun sidang penetapan hukuman itu masih berlangsung. (bp)