Pada 5 Oktober 2026 lalu, Presiden Prabowo Subianto meresmikan tiga Batalion Bantuan Tempur (Banpur) TNI AD, yang meliputi peresmian enam Kodam baru dan ratusan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membantah tegas narasi yang menyebut pembentukan enam Kodam baru dan ratusan Batalion Teritorial (Yon TP) sebagai bentuk perluasan hegemoni TNI AD di ranah sipil.
Pada 10 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 100 Batalion Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Kebijakan ini mengundang pro dan kontra dari publik, sebagian menganggap ini sebagai langkah strategis dalam pembangunan pertahanan darat Indonesia, sementara sebagian lainnya menganggap bahwa penggunaan istilah “teritorial pembangunan” menandakan merambatnya militer ke ranah sipil, terutama dengan penekanan eksistensi Kompi Peternakan dan Pertanian di Yonif TP. Di tengah pro dan kontra tersebut, penting untuk menelaah kebijakan ini secara lebih mendalam, terutama dengan mempertimbangkan doktrin pertahanan pulau besar.
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, kembali melakukan kunjungan ke Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP). Kali ini, ia mengunjungi Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati (BSG), Depok, Selasa (11/8).
Baru-baru ini, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pertemuan tersebut dalam rangka penyerahan Surat Keputusan (SK) Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk lahan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) TNI AD.
Selain Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP), TNI AD juga punya Komando Rayon Militer (Koramil) baru. Adalah Koramil 14/Cikarang Barat yang baru diresmikan oleh Komandan Korem 051/Wijayakarta yang diwakili oleh Kasiter Kasrem 051/Wijayakarta, Nanak Yuliana, bersama Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf. Michael Ronald, Jumat (26/6).
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD), Letjen TNI Mohammad Saleh Mustafa, menyebut bahwa selain memperkuat pertahanan negara, keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) menjadi upaya percepatan pembangunan wilayah melalui pembinaan teritorial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan nasional dari tingkat desa.