Dua kapal perang Angkatan Laut Cina, Qi Ji Guang-83 dan Kunlun Shan-998, merapat di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/8). Kedatangan armada militer Negeri Tirai Bambu ini disambut jajaran prajurit Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V untuk melakoni misi diplomasi maritim.
TNI AL bersama Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) mematangkan skenario tiga latihan tempur bersama. Persiapan ini berlangsung dalam forum Konferensi Perencanaan Awal (Initial Planning Conference) di Surabaya, Jawa Timur.
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) mematangkan proyeksi teknologi bawah air masa depan Indonesia. Proyeksi ini berfokus pada analisis kapabilitas Kapal Selam Otonom dan Torpedo (KSOT) yang memanfaatkan integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)
PT PAL Indonesia membuka akses bagi media nasional untuk menyaksikan langsung progres pembangunan Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) di galangan Surabaya, Kamis (2/7).
Filipina memesan dua kapal perang bertipe landing platform dock (LPD) ke PT PAL Indonesia. Saat ini, proses pembangunan unit pertama LPD dengan panjang 124 meter tersebut sedang dikerjakan di galangan PT PAL, Surabaya, Jawa Timur.
PT PAL Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai industri pertahanan maritim berkelas internasional dengan mempersiapkan peluncuran kapal Landing Dock (LD) Philippines #1 sepanjang 124 meter pada akhir Juni 2026. Kapal tersebut merupakan unit pertama dari kontrak pengadaan dua kapal Landing Dock generasi lanjutan untuk Philippine Navy yang diproduksi sepenuhnya di galangan PT PAL di Surabaya.
Para perwira TNI AL, khususnya jajaran Koarmada II, diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.
Dua kapal perang Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM), KD Kedah (F171) dan KD Rencong, merapat di dermaga Madura Barat, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/6). Kedatangan kedua kapal ini membawa misi penting untuk memperkuat diplomasi maritim serta mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di bidang pertahanan.
Sebuah kapal perang berukuran raksasa bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Warnanya abu-abu khas militer, dengan nomor lambung F804 yang tercetak jelas. Namanya HNLMS De Ruyter, sebuah fregat tempur mutakhir milik Angkatan Laut Kerajaan Belanda.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Laut Belanda Laksamana Madya Harold Liebregs, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/5). Pertemuan ini bertepatan dengan sandarnya kapal perang jenis fregat kebanggaan Belanda, HNLMS De Ruyter (F 804), di Tanjung Perak.