Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau dan medan geografis yang sangat beragam, memiliki tantangan besar dalam hal mobilitas militer serta distribusi logistik. Selain itu, jarak antarpulau yang luas, infrastruktur darat yang belum merata, hingga cuaca yang kerap berubah membuat respons cepat terhadap potensi ancaman dan situasi darurat sulit dilakukan apabila kekuatan pertahanan hanya terkonsentrasi di satu kawasan saja. Karena itu, penempatan satuan TNI secara merata di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia bukan sekadar pilihan organisasi, melainkan prasyarat agar operasi militer, misi kemanusiaan, dan pengiriman logistic dapat dilaksanakan secara efektif di seluruh Nusantara.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan US Pacific Air Forces (PACAF) resmi memulai latihan bersama (Latma) Cope West 2026 yang ditandai dengan acara pembukaan di Lanud Sam Ratulangi, Manado, Senin (7/9).
Sinergi dan interoperabilitas antarmatra ditunjukkan oleh TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui latihan mobilitas udara yang mencakup dua skenario utama, yaitu penerjunan personel dan distribusi logistik melalui udara (airdrop logistic).
Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin mengerahkan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 33 untuk latihan terjun payung pendidikan dasar Para Divisi Infanteri 3 Kostrad TA. 2025.
Letkol Pnb Adhe Irmansyah resmi memegang tongkat kepemimpinan Skadron Udara 33 setelah upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di apron skadron, Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (8/10).
Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bonang Bayuaji G menegaskan akan menindak tegas personel yang terlibat dalam kasus penyimpangan seksual atau lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
Sebanyak 29 personel Skadron Udara 33 menerima Unicorn Number yang disematkan langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin (HND) Marsma TNI Bonang Bayuaji dalam apel tradisi ‘Unicorn Number dan Air Crew’ yang digelar di apron barat hanggar Skadron Udara 33, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/6).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan sejumlah personel Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar untuk ambil bagian dalam latihan penerjunan bundle low-cost, low-altitude (LCLA) dan terbang formasi empat pesawat.
Sejumlah personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) asal Skadron Udara 33, Lanud Sultan Hasanuddin Makassar mengikuti latihan bersama (latma) Pacific Airlift Rally 2023 di Filipina sejak 12 hingga 19 Agustus 2023.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengonfirmasi jika TNI Angkatan Udara (TNI AU) akan diperkuat dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru, yakni pesawat Super Hercules C-130J.