Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan bahwa pembentukan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) selaras dengan sistem pertahanan yang dianut Indonesia.
TNI Angkatan Darat tengah menyiapkan 412 calon Komandan Satuan (Dansat) untuk memimpin satuan di seluruh Indonesia. Hal ini dipastikan saat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan pengarahan kepada para calon Dansat ini di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (29/9).
Menanggapi kesiapan TNI AD dalam menghadapi modern warfare di domain drone dan siber, General Chairman Komunitas Peduli Hankam, Kenzie Sultan Ryvantya, menyoroti bahwa penerapan konsep perang semesta dalam doktrin Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) kini menuntut redefinisi mendasar terhadap pola interaksi militer-sipil.
Pertahanan negara yang kuat tidak hanya ditopang oleh alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang modern, tetapi juga oleh SDM yang berkualitas. Dalam konteks pertahanan modern, keunggulan fisik, ketahanan mental, dan kapasitas intelektual warga negara dapat menjadi faktor penentu daya tangkal nasional dan pembentukan komponen pertahanan yang adaptif serta tangguh terhadap dinamika ancaman.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ke-22, Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto yang juga mantan Panglima TNI ke-14 menyebut sistem pertahanan Indonesia tetap relevan di tengah dinamika strategis.
Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Mayjen TNI Agustinus Purboyo mengatakan paradigma pertahanan nasional perlu bertransformasi dari konsep Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) menuju ekosistem pertahanan yang adaptif.
Tragedi meninggalnya peserta dalam pelatihan dasar kemiliteran (Latsarmil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menjadi perhatian serius Komisi I DPR RI.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) kini bersiap menanggalkan rutinitas kantoran. Pasukan Marinir (Pasmar) 1 secara resmi merancang kurikulum militer khusus untuk menggembleng para pegawai tersebut menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad) 2026.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan operasional kesiapsiagaan prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 848/Satya Pandya Cakti (SPC) yang merupakan bagian dari Brigade Infanteri (Brigif) TP 88/KBK Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya di Anak Tuha, Lampung Tengah, Lampung, Kamis (26/2).