Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un akan mengirim 1.000 penjinak ranjau dan 5.000 orang untuk membantu rekonstruksi wilayah Kursk, Rusia usai hancur akibat pertempuran dengan Ukraina.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengecam serangkaian serangan Israel terhadap Iran dan menekankan bahwa penyelesaian konflik atas program nuklir Teheran hanya dapat diraih melalui diplomasi.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa Armada Pasifik (Pacific Fleet) sedang melakukan latihan militer selama dua minggu, yang melibatkan 40 kapal dan 30 pesawat.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris melaporkan, sekitar 6.000 prajurit Korea Utara (Korut) yang ditugaskan bertempur membantu Rusia di Kursk telah tewas dan terluka. Jumlah ini melebihi separuh dari total prajurit yang diperkirakan dikirim Korut yakni 11.000 orang.
Rusia mengaku sangat terbuka kepada Indonesia jika ingin mengandalkan mereka sebagai mitra "pemasok" persenjataan canggih dalam meningkatkan kapasitas militer dan pertahanan.
Rusia menekankan bahwa mereka hanya akan setuju untuk mengakhiri perang jika terdapat pengakuan internasional atas empat wilayah yakni Krimea, Luhansk dan Donetsk, Zaporozhye serta Kherson.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan bahwa KRI Brawijaya-320 direncanakan mengikuti parade utama Angkatan Laut Rusia yang digelar pada 24-28 Juli 2025.
Kementerian Luar Negeri Turki mengungkapkan bahwa perundingan damai antara delegasi Ukraina dan Rusia dijadwalkan akan berlangsung di Istanbul, pada Senin (2/6) pukul 1 siang waktu setempat.