
Trump Ancam Tarif 100% ke Rusia Jika Tak Mau Damai dalam 50 Hari
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif hingga 100% kepada Rusia, jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam kurun waktu 50 hari.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif hingga 100% kepada Rusia, jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam kurun waktu 50 hari.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina untuk membantu mempertahankan diri dari meningkatnya serangan Rusia.

Di tengah eskalasi perang Israel dan Iran, militer Rusia terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Ukraina.

Pemerintah Ukraina memperingatkan bahwa keputusan Amerika Serikat (AS) untuk berhenti memasok sebagian bantuan militer ke Kyiv akan mendorong Rusia memperkuat serangan.

Seorang pilot pesawat tempur F-16 Ukraina tewas saat bertempur melawan serangan udara Rusia yang melibatkan ratusan drone, rudal jelajah dan balistik pada beberapa waktu lalu.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa peningkatan anggaran pertahanan NATO tidak akan berdampak signifikan terhadap keamanan Rusia.

Saat ini dunia sedang dihadapi beberapa konflik yang beberapa di antaranya adalah konflik Rusia-Ukraina, serangan militer di Gaza hingga Iran-Israel yang menyebabkan ketegangan geopolitik di dunia.

TNI AL kembali melahirkan prestasi akademik melalui seorang perwira menengah, Mayor Laut (P) Firman Cahyadi yang menyandang predikat 'cum laude' pendidikan magister di Akademi Angkatan Laut Kuznetzov, St. Petersburg, Rusia, Minggu (22/6).

Pertemuan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg membuahkan penandatanganan kerja sama dan peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari energi hingga pertahanan.

Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un akan mengirim 1.000 penjinak ranjau dan 5.000 orang untuk membantu rekonstruksi wilayah Kursk, Rusia usai hancur akibat pertempuran dengan Ukraina.