Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memaparkan peta jalan kekuatan perairan nusantara di hadapan para peserta pendidikan pimpinan nasional. Ia mengupas tuntas doktrin pertahanan laut dalam menghadapi dinamika ancaman global.
Perwira Staf Ahli Panglima TNI Marsekal Muda Esron Sinaga yang ditunjuk sebagai Wakil Pengarah Tim Desk Terpadu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), mengungkapkan bahwa lebih dari 40.000 personel TNI disiapsiagakan untuk tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengumpulkan sejumlah mantan pimpinan TNI AL dan pakar militer di atas geladak KRI Sriwijaya-100, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/9). Pertemuan strategis ini berlangsung tepat usai upacara peresmian kapal perang tersebut.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan bahwa KRI Sriwijaya-100 siap bertugas yang fokus pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Saat bencana besar terjadi, peran Tentara Nasional Indonesia selalu sebagai garda terdepan yang hadir untuk membantu, mengevakuasi, serta menjadi jembatan kebutuhan darurat warga. Dalam bencana besar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, misalnya, TNI memastikan bahwa bantuan tidak berhenti di kota besar saja, melainkan menjangkau sampai desadesa terpencil.
Kapal induk hibah dari pemerintah Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, akan dilakukan perbaikan atau refurbishment oleh industri pertahanan dalam negeri, PT PAL Indonesia bersama galangan asal Italia, Fincantieri.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9). Kedatangan kapal perang ini merupakan upaya memperkuat kemampuan maritim Indonesia. Selain mendukung Operasi Militer Perang (OMP), Giuseppe Garibaldi yang akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya juga diproyeksikan mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan kapal induk pertama Indonesia buatan Italia, yang bakal dinamai KRI Gajah Mada, sedang berlayar menuju Tanah Air. Kapal perang ini berada di Kolombo dan dijadwalkan tiba pada 17 September 2026.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan kapal induk Garibaldi disiapkan untuk Operasi Militer Perang (OMP) dengan pengawalan kapal tempur utama. Pernyataan ini meluruskan anggapan publik yang menilai kapal buatan Italia tersebut hanya dipakai untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana.