
Bantuan Militer Jepang, Kapal JS Kunisaki Bawa Tiga Helikopter Chinook Padamkan Karhutla di Kalimantan
Pemerintah Jepang memberikan bantuan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemerintah Jepang memberikan bantuan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan.

TNI mengerahkan Tim Alpha gabungan dari tiga matra untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya, Tim Alpha ikut membantu memadamkan api di Pekanbaru, Riau, Sabtu (29/8).

Pasukan satuan tugas pengamanan perbatasan (satgas pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir menyisir kawasan hutan di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Bersama warga Kampung Boutai Dagouto, prajurit Marinir memeriksa area rawan demi mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (28/8).

Sebanyak 50 prajurit dari Satgas Karhutla Lanud Dhomber dan dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran lahan di Kecamatan Balikpapan Selatan pada Kamis (27/8).

TNI mengerahkan personel untuk dijadikan penyuluh penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah di Indonesia. Para personel TNI dikerahkan sebagai penyuluh ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dukungan penanganan karhutla.

TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan helikopter EC-725 Caracal untuk menjalankan misi water bombing guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.

TNI menerjunkan Tim Alfa gabungan tiga matra untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Selasa (25/8).

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (24/8).

TNI menambah pasukan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan 200 personel dari Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 534/VD.

A400M, pesawat angkut terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Udara (TNI AU), kembali dikerahkan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan.