Lampung bukan satu-satunya lokasi yang disiapkan sebagai tempat bersandar kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi. TNI AL kini mengkaji dan menyiapkan beberapa pangkalan alternatif di wilayah Indonesia untuk menampung kapal perang raksasa asal Italia tersebut.
Kapal induk hibah dari pemerintah Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, akan dilakukan perbaikan atau refurbishment oleh industri pertahanan dalam negeri, PT PAL Indonesia bersama galangan asal Italia, Fincantieri.
Usai melintasi perairan nasional, calon kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, dijadwalkan sandar di Jakarta pada Jumat besok. Kedatangan kapal perang raksasa asal Italia ini bakal disambut langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi militer dan pertahanan negara.
Calon kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, resmi memasuki wilayah perairan nasional, Kamis (17/9). Masuknya kapal perang raksasa asal Italia tersebut mendapat pengawalan ketat dua fregat TNI AL saat melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I).
Kapal induk helikopter ITS Giuseppe Garibaldi terpantau melintas di perairan perbatasan Batam dan Selat Singapura pada Rabu (16/9) pagi. Kapal perang eks Angkatan Laut Italia yang santer disebut bakal berganti nama menjadi KRI Sriwijaya ini berlayar menuju Indonesia usai bertolak dari Pelabuhan Colombo, Sri Lanka.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan kapal induk Garibaldi disiapkan untuk Operasi Militer Perang (OMP) dengan pengawalan kapal tempur utama. Pernyataan ini meluruskan anggapan publik yang menilai kapal buatan Italia tersebut hanya dipakai untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana.