Kapal induk Garibaldi sukses melewati kawasan rawan Laut Merah dan Teluk Aden dalam pelayarannya dari Italia menuju Indonesia. Kapal perang berbobot belasan ribu ton ini dijadwalkan melintasi perairan Kolombo, Sri Lanka, untuk melakukan persinggahan teknis (port visit) sebelum masuk ke Nusantara.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan RI memastikan kapal induk hibah dari Italia, ITS Giuseppe Garibaldi akan tiba Tanah Air pada September 2026.
Proses kedatangan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi ke Indonesia bakal melibatkan kolaborasi langsung antarmiliter. TNI AL menggandeng Angkatan Laut Italia untuk menerapkan skema pengawakan bersama (joint crew) saat membawa pulang kapal perang raksasa tersebut.
Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung tidak cuma memperlebar dermaga menjelang kedatangan kapal induk asal Italia, ITS Giuseppe Garibaldi. Titik pertahanan di Pulau Sumatra ini tengah bersiap memasang sejumlah fasilitas teknis tingkat tinggi yang belum pernah ada sebelumnya.
Teka-teki nama calon kapal induk baru untuk Indonesia mulai terungkap. TNI AL menyiapkan nama tokoh besar sejarah nasional sebagai opsi untuk disematkan pada kapal perang raksasa Giuseppe Garibaldi tersebut.
Sinyal kehadiran kapal induk baru untuk TNI AL makin benderang. Sebanyak ratusan personel pilihan bakal berangkat ke Eropa demi mengawaki kapal perang raksasa Giuseppe Garibaldi.
Media simulasi geladak helikopter milik Skuadron Udara 100 Puspenerbal ternyata tidak hanya disiapkan untuk pertempuran laut. Fasilitas instruksi terbaru ini memiliki rancangan fleksibel untuk menggembleng penerbang dalam menjalankan beragam skenario misi kemanusiaan dan bantuan logistik lintas samudra.
TNI AL mulai mematangkan infrastruktur pangkalan untuk menyambut kehadiran kapal induk legendaris asal Italia, ITS Giuseppe Garibaldi. Proyek pengadaan yang dikelola Kementerian Pertahanan (Kemhan) ini ditargetkan tuntas sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.