
Inggris Tangguhkan 30 Lisensi Ekspor Senjata ke Israel
Pemerintah Inggris telah menangguhkan beberapa penjualan senjata ke Israel, karena melihat adanya risiko senjata digunakan untuk melanggar hukum internasional.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemerintah Inggris telah menangguhkan beberapa penjualan senjata ke Israel, karena melihat adanya risiko senjata digunakan untuk melanggar hukum internasional.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menerima proposal baru untuk gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pertukaran tawanan. Namun, Hamas menyebut proposal itu hanya memenuhi persyaratan dari Netanyahu.

Perundingan gencatan senjata Gaza akan dilanjutkan pada Minggu depan guna mengakhiri pertempuran antara Israel dan Hamas serta membebaskan para tawanan perang.

Israel dan Hamas hingga kini belum menyepakati gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar, Mesir dan Amerika Serikat (AS), sementara korban warga Palestina yang tewas terus bertambah menjadi lebih dari 40.000 jiwa.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat akibat serangkaian serangan terhadap para pemimpin Hamas, sekaligus menambah daftar panjang pembunuhan yang dikaitkan dengan Israel.

Turki secara resmi menjadi pihak penggugat dalam kasus genosida terhadap Israel, di mana perkara itu pertama kali diajukan oleh Afrika Selatan (Afsel) ke Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ).

Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan pesawat tempur dan kapal perang Angkatan Laut tambahan ke Timur Tengah, usai ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut.

Pemerintah Iran tidak berniat untuk memperburuk ketegangan regional khususnya di Timur Tengah tetapi Israel harus dihukum untuk mencegah ketidakstabilan lebih lanjut.

Dewan HAM PBB (OHCHR) melaporkan bahwa warga Palestina yang ditahan oleh otoritas Israel sejak 7 Oktober telah mengalami penyiksaan dengan berbagai metode yang mengerikan.

Pakar Hubungan Internasional mengatakan bahwa kelompok Hamas tidak akan hancur setelah kematian kepala politik Ismail Haniyeh akibat serangan udara Israel saat mengunjungi Iran pada beberapa waktu lalu.