Inggris Tangguhkan 30 Lisensi Ekspor Senjata ke Israel

Jakarta, IDM – Pemerintah Inggris telah menangguhkan beberapa penjualan senjata ke Israel, karena melihat adanya risiko senjata digunakan untuk melanggar hukum internasional.
Menteri Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris, David Lammy mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan 30 dari 350 lisensi ekspor senjata ke Israel, termasuk suku cadang untuk pesawat tempur, helikopter, dan drone.
Baca Juga: Rusia Akui Siap Perundingan Damai Sebelum Ukraina Serang Kursk
"Penilaian yang saya terima membuat saya tidak dapat menyimpulkan apa pun selain bahwa untuk ekspor senjata Inggris tertentu ke Israel, memang ada risiko yang jelas bahwa senjata tersebut dapat digunakan untuk melakukan atau memfasilitasi pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional," kata Lammy melansir BBC, Selasa (3/9).
Lammy menyebut penangguhan itu tidak akan berdampak material pada keamanan Israel, dan Inggris terus mendukung haknya untuk membela diri. Ekspor Inggris berjumlah kurang dari 1% dari total senjata yang diterima Israel.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Korut, Korsel Gencarkan Operasi Pertahanan Siber
Sementara, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant melalui unggahanya di platform X, mengaku "sangat kecewa" dengan keputusan tersebut dan menegaskan Israel akan terus mempertahankan hak bel negara. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































